Orang Indonesia tidak banyak menggunakan kata pelancong dibandingkan orang Malaysia. Orang Indonesia lebih sering menggunakan kata turis, serapan dari bahasa Inggris. Turis dibedakan menjadi dua: turis domestik (yang beasal dari dalam negeri)
Share and Enjoy:
Dalam bahasa Indonesia lancang bicara memiliki konotasi yang negatif, berbeda dengan lancar bicara. Jika lancar bicara bermakna positif seperti anak kecil yang pandai bicara, orang asing yang menguasai bahasa target,
Share and Enjoy:
Kata ini sering saya dengar biasanya di masjid ketika seorang ustad, dai, ulama, atau imam sedang menyampaikan ajaran agama kepada jamaahnya. Dalam bahasa Indonesia, kata kultum jarang saya dengar di konteks lain. Bahkan di gereja, candi, vihara, klenteng, kuil, apalagi di sinagog.
Share and Enjoy:
Perkawinan atau pernikahan seringkali menjadi simbol status sosial, khususnya acara resepsi pernikahannya. Semakin mewah pestanya, semakin tinggi status keluarga yang punya hajat. Semakin banyak tamu undangan yang datang, semakin tinggi status sosial mereka.
Share and Enjoy:
Barangkali Anda belum pernah mendengar kata ini sebelumnya. Pantun adalah puisi lama asli Indonesia (Melayu), bukan pengaruh India, Arab, Cina, apalagi Eropa. Strukturnya khas. Terdiri atas empat baris dengan persajakan akhir model a-b-a-b.
Share and Enjoy:
Menyadap banyak dilakukan para petani. Mereka menyadap pohon karet, pinus, aren, bahkan hingga kelapa. Hasil sadapannya bisa berupa getah karet, gandarukem, pongkor aren ataupun pongkor kelapa (bahan gula jawa).
Share and Enjoy:
Beberapa orang suka ngemil, sebuah ekspresi untuk menggambarkan aktivitas seseorang makan makanan kecil. Ketika sedang belajar, seseorang bisa melakukannya sambil makan kacang atau pilus. Ketika sedang nonton TV, mereka bisa sambil ngemil popcorn.
Share and Enjoy:
Di beberapa perempatan jalan, khususnya di Yogya, ada petunjuk yang berbunyi “(belok) ke kiri jalan terus”. Artinya, jika di perempatan itu lampu lalu lintas sedang berwarna merah, Anda bisa jalan terus kalau belok ke arah kiri.
Share and Enjoy:
Jumlah kendaraan bermotor di Indonesia, termasuk mobil, kian bertambah. Tidak ada pembatasan terhadap jumlah mobil di negara ini. Seringkali kepemilikan mobil menjadi salah satu penentu status sosial seseorang. “Wah, sekarang dia sudah punya mobil. Jumlahnya dua lagi!”
Share and Enjoy:
“Tunggu aku di pojok jalan itu. Aku beli rokok dulu ke warung sana.” Kalimat ini menjadi pembuka cerpen Iwan Simatupang yang berjudul sama dengan kalimat pertama kutipan ini. Sang lelaki membiarkan istrinya menunggu di sana.
Share and Enjoy:
Judul film AADC ini menandai kebangkitan kembali film Indonesia setelah sebelumnya mati suri. Film yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo pada 2002 ini banyak ditonton orang. Gairah perfilman seakan bangkit kembali. Dian Sastrowadoyo kemudian menjadi ikon kebangkitan film Indonesia, setelah membintangi film ini.
Share and Enjoy:
Ekspresi pertarungan dua reptil tak sebanding ini muncul akhir-akhir ini. Di sejumlah koran dan media elektronik, pernyataan ini dipergunakan untuk menggambarkan pertarungan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dengan kepolisian (Bareskrim),
Share and Enjoy:
Idul Fitri di Indonesia lebih meriah daripada negara-negara Timur Tengah. Hari raya sehabis bulan Ramadhan ini diperingati lebih meriah daripada Idul Adha yang bersamaan dengan pelaksanaan musim haji. Untuk hari raya Idul Fitri,
Share and Enjoy: