Jl. Affandi, Gang Bromo #15A, Mrican, Yogyakarta 55281, Indonesia

+62 274 561627 / +62 274 520341 info@wisma-bahasa.com

Author:

Program Promosi dan Pengenalan Bahasa Indonesia untuk Diplomat Asing

Wisma Bahasa kembali menyambut lima diplomat dari negara Korea Selatan, Pakistan, Azerbaijan, Maroko dan Armenia yang mengikuti program The 13th Promotion of Indonesian Language and Culture for Foreign Diplomats yang diadakan oleh Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementrian Luar Negeri Indonesia. Program ini merupakan program yang bertujuan untuk mempromosikan bahasa dan kebudayaan Indonesia bagi para diplomat asing dan untuk membangun persahabatan di antara diplomat negara peserta dan penyelengara. Program ini telah berlangsung sejak tahun 2005, dan telah berhasil mengenalkan bahasa Indonesia kepada lebih dari 93 diplomat dari seluruh dunia.

Tahun ini, The 13th Promotion of Indonesian Language and Culture for Foreign Diplomats diadakan di Wisma Bahasa Yogyakarta pada tanggal 14 Agustus – 13 September 2018. Program tahun ini berlangsung selama satu bulan. Peserta belajar bahasa dan budaya Indonesia secara intensif di Wisma Bahasa. Proses pembelajaran dilakukan di ruang kelas dan dikombinasikan dengan kegiatan kunjungan lapangan atau field trip untuk membawa mereka berkomunikasi langsung dengan masyarakat.

Beberapa field trip yang akan dilakukan oleh peserta dari program ini adalah keliling kota Yogyakarta, kunjungan ke Pasar Tradisional, Borobudur, serta interaksi langsung dengan masyarakat lokal di Desa Brayut. Selain field trip yang bertemakan budaya, para peserta juga akan dibawa untuk bertemu dengan perwakilan Forum Persaudaraan Umat Beriman dan BKPM. Pertemuan ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada peserta agar dapat berdiskusi langsung dengan pihak-pihak yang terkait dengan isu sosial di Indonesia. Tidak hanya itu, peserta juga siaran langsung di JogjaTv dan RRI Yogyakarta. Agenda yang disusun oleh Wisma Bahasa ini diharapkan mampu mengenalkan tidak hanya bahasa Indonesia, tapi juga kebudayaan dan dinamika sosial di Indonesia.

Program ini ditutup dengan presentasi dari tiap peserta dalam bahasa Indonesia. Presentasi ini sekaligus menunjukkan kebolehan mereka setelah menerima pembelajaran intensive selama satu bulan penuh.

Selain itu, Wisma Bahasa juga menyambut 43 diplomat dari beberapa negara yang mengikuti program The 12th Introduction to Indonesian Language and Culture for foreign Diplomats. Program ini diselenggaran di Pusdiklat Kemenlu RI di Jakarta pada tanggal 30 Juli – 24 September 2018.

Dan tentunya, Wisma Bahasa berharap dapat membangun persahabatan di antara diplomat negara peserta dan penyelenggara.

Malam Indonesia 2018

Malam Indonesia adalah salah satu acara kebudayaan yang diselenggarakan setiap tahun oleh Wisma Bahasa. Acara ini bertujuan untuk mengenalkan keberagaman budaya Indonesia kepada siswa-siswa asing yang sedang belajar di Wisma Bahasa. Diharapkan dengan diselenggarakannya acara ini, para siswa asing tersebut dapat mengalami secara langsung keberagaman budaya yang ada di Indonesia.

Pada acara tersebut dipentaskan: medley kreasi tarian daerah, tarian dari suku Dayak, tarian dari Bali, peragaan busana (fashion show), dangdut, permainan tradisional, dan beberapa menu makanan tradisional dari beberapa daerah Indonesia. Beberapa siswa asing bersama dengan beberapa guru dan staf Wisma Bahasa juga ikut mempertunjukkan satu tarian dan lagu daerah. Ada yang lain pada acara malam Indonesia tahun ini, yaitu penampilan dari seorang murid menyanyikan lagu-lagu dangdut, Goyang 2 Jari, Syantik, dan Gadis atau Janda.

Acara yang diadakan di Wisma Bahasa ini dihadiri sekitar 70 siswa asing yang sedang belajar di Wisma Bahasa dan beberapa tamu undangan dari pihak sponsor dan warga sekitar. Siswa-siswa asing ini berasal dari berbagai negara, antara lain Australia, Amerika, Inggris, Jerman, Jepang, dan Korea Selatan, Pakistan, Azerbaijan, Armenia, Maroko, dll. Pada saat menghadiri acara Malam Indonesia tersebut, para siswa asing ini mengenakan busana tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya mengenakannya, mereka juga berlenggak-lenggok bak peragawan dan peragawati di atas catwalk untuk memperagakan busana-busana tersebut.

Acara Malam Indonesia yang berlangsung pada tanggal 7 September 2018 pada pukul 17.00 sampai 22.00 ini mengambil tema “Ragam Nusantara”. Kami berharap tema dari acara ini dapat mengingatkan kita semua tentang pentingnya menciptakan kerukunan dan keselarasan dalam masyarakat yang majemuk. (lihat foto Malam Indonesia 2018 di sini)