Wisma Bahasa Bulletin

You are in : Home > Bulletin


Buletin Wisma Bahasa
Edition: Maret 2007
Isi / Contents
Penulis
Karangan Murid
  Tempat-tempat Wisata di Jerman

Annette Flade dan Stephen Flade
(mantan murid, asal Jerman)

Level: Intermediate

Kronik Indonesia Redaksi
Tata Bahasa - Pemakaian Prefiks ber- (bagian 2) Redaksi
Realia Redaksi
Percik Redaksi
Masalah Kebahasaan Redaksi
Mozaik Wisma Bahasa Redaksi
Selamat Kawan !!
 
Redaksi
Penanggung jawab: Direktur

Edisi 8 Th. I (Mei/2007) - Edisi 7 Th. I (Apr/2007) -Edisi 5 Th. I (Feb/2007) - Edisi 4 Th. I (Jan/2007) - more..








 





Karangan Murid

Tempat-tempat Wisata di Jerman

Jerman adalah negara di tengah Europa. Jerman negara di antara Laut Baltik dan Pegunungan Alpen. Kami punya 4 musim di Jerman sehingga ada 4 kemungkinan berwisata dan mengunjungi tempat-tempat wisata. Di negara kami banyak tempat yang indah sekali, udaranya sejuk dan tenang. Di utara ada beberapa tempat wisata yang bagus. Misalnya pulau “Rugen”, pulau “Hidansee”, dan pulau “Usedom”. Pulau-pulau itu adalah pulau terindah yang pernah saya kenal. Orang bisa berlibur karena bisa jalan-jalan di sepanjang pantai atau berenang. Laut Baltik ini bagus sekali, bersih dan tidak berbahaya.

Orang-orang bisa menyewa rumah kecil di pantai atau mereka menginap di hotel atau di losmen. Sepanjang tahun rumah untuk berlibur disewakan oleh pemiliknya. Di daerah pantai kota tua dan desa tua banyak dikunjungi orang. Rumah-rumah di sana bagus sekali. Mereka berbicara tentang sejarah lama dan bagaimana dulu orang tinggal di sana. Contohnya kota “Stalsend”, “Wisma”, dan “Rostock”. Dulu kota ini adalah kota dagang. Banyak rumah menunjukkan hal itu.

Saya suka daerah di utara Jerman. Setiap tahun saya mau (atau harus) pergi ke sana. Kadang-kadang dua kali atau tiga kali. Tempat wisata lain ada di daerah “Meeklenburg”. Meeklenburg terletak di utara juga. Di sana ada banyak danau, banyak desa kecil dan hutan-hutan besar. Tempat bagus untuk wisata. Orang-orang bisa naik sepeda, jalan-jalan atau berenang di danau yang bersih sekali. Di Meeklenburg artis, pelukis, pengarang atau pembuat tembikar tinggal dan bekerja di sana.

Di Jerman selatan ada tempat-tempat wisata juga. Di atas pegunungan udara bagus sekali. Di musim dingin ada salju dan banyak daerah untuk bermain ski. Banyak pengalaman baru yang bisa bisa dibuat oleh orang Indonesia di mana-mana. Di selatan orang senang berlibur dan berkunjung ke kota istimewa. Mereka pergi ke “Tachen”, “Tugsburg”, atau “Munchen”. Orang-orang bisa melihat tempat-tempat penting dan tempat bersejarah di Jerman. Mereka bisa mengunjungi teater, museum, pameran-pameran dan lain-lain.

Kami di Jerman juga mempunyai sungai-sungai yang bersih dan bagus. Orang bisa naik sepeda melewati jalan-jalan di pinggir sungai. Di mana-mana orang bisa menyewa kamar atau mereka menginap di hotel kecil. Binatang- binatang bisa dilihat kalau mereka melewati cagar alam. Contohnya di dekat sungai “Ode” di timur Jerman. Pergilah, lihatlah! Masuklah ke Jerman, kota yang indah, daerah bagus dan sungai-sungai dan danau-danau yang indah juga, semua tempat-tempat wisata menarik. Anda bisa berlibur di sana.

*****

Untuk orang asing, negeri Jerman mempunyai sisi yang berbeda. Ada cuaca dingin, teknik modern, sistem sosial dan budaya yang tua. Tetapi Jerman adalah negeri yang indah dengan tempat-tempat wisatanya. Silakan datang dan lihatlah! Dari laut Baltik di sebelah utara ke puncak “Zugspitze” di sebelah selatan, dari sungai “Odeu” di sebelah timur ke kota “Achen” di barat. Di Jerman ada kira-kira 80 juta penduduk. Kebanyakan penduduknya beragama Kristen, 28 persen Katolik dan 28 persen Protestan, beberapa orang Kristen di gereja-gereja khusus. Minoritas penduduknya tidak beragama, tapi orang tua atau kakek dan nenek beragama Kristen di waktu dulu. Banyak orang asing dari Turki adalah orang Islam, kira-kira 6 persen.

Lima topik menarik untuk wisatawan adalah:

Budaya; Daerah yang berbeda punya banyak tempat budaya. Ada istana-istana tua dengan taman besar, banyak bangunan dari arsitek-arsitek terkenal dari abad 15 ke abad 21, serambi-serambi, rumah-rumah konser, gereja-gereja tua dan juga yang baru, villa- villa atraktif, stasiun-stasiun kereta api, teater-teater di pusat kota, dan lain-lain. Kebanyakan seniman dari Eropa punya relasi kebudayaan di negeri Jerman. Itu menarik untuk wisatawan asing, tamu-tamu dan teristimewa untuk orang-orang dari Indonesia.

Alam dan lingkungan; Pemerintah Jerman melindungi alam dan lingkungan. Ada tempat-tempat untuk binatang-binatang khusus, daerah lain dengan pelesterian lingkungan. Di sana orang-orang bisa beristirahat, naik sepeda biasa, jalan-jalan, berenang di banyak danau, bermain sepak bola atau berlayar. Itu proses baru di negeri kami, tetapi penting untuk kesehatan lingkungan. Banyak tentara asing meninggalkan Jerman ke Rusia, AS, Inggris, dan Perancis. Sehingga ada banyak tempat-tempat untuk wisata dan istirahat. Puji Tuhan!

Desa dan kota; Desa dan kota menunjukkan gaya dan kehidupan berbeda. Kota-kota dan desa-desa adalah bagian dari sejarah Eropa. Mereka sebagian berumur 2000 tahun, seperti kota besar “Kolu” atau “Trer”. Di kota itu Karl Marx dilahirkan. Di kota dan di desa punya jalan Romawi atau kolam renang dengan air panas dari zaman Romawi. Kota-kota seperti “Dresden”, “Berlin”, “Postdam”, “Munohen”sekarang dipergunakan untuk wisata.

Turisme; Di daerah bergunung-gunung ada banyak tempat indah. Contohnya hutan, sungai, padang rumput. Banyak orang naik mobil ke hutan, mencari restoran yang tenang, minum kopi, makan es krim dan kue. Sambil minum dan makan mereka jalan-jalan ke hutan. Mereka mencintai tempat bersih. Mereka tidak boleh mengotori sungai, jalan, dan kebun. Situasinya berbeda dengan di Indonesia, kerena tidak ada tukang sampah pribadi, tetapi ada sistem umum untuk pengangkutan sampah.

Tempat-tempat wisata pribadi: di akhir minggu orang Jerman pegi ke rumah penginapan pribadi (rumah akhir minggu). Meraka bersantai dan berkebun. Saya pikir bahwa bagus sekali berwisata di Jerman, tetapi mahal sekali untuk orang dari Indonesia. Minta maaf. Dan: Selamat datang di Jerman. Pintu terbuka!

Sejuk = cool
Tenang = calmly
Berbahaya = dangerous
Disewakan = to be lent
Dagang = trading
Pengarang = author
Tembikar = pottery
Pegunungan = mountain
Tempat bersejarah = historical place
Pameran = exhibition
Cagar alam = national park/conservation
Sisi = side
Istana = palace

Serambi = lobby, vestibule
Alam = nature
Lingkungan = environment
Melindungi = to protect
Pelestarian = conservation
Berlayar = to sail
Kesehatan = health
Tentara asing = army
Dipergunakan = to be used
Padang rumput = prairie
Tukang sampah = garbage collector
Pengangkutan = transportation




[ kembali ke Daftar Isi ]








 


Kronik Indonesia
Peristiwa yang terjadi setiap hari di Indonesia pada bulan Februari

1/2
Presiden SBY dalam Pidato Awal Tahun 2007 menyatakan bahwa bangsa Indonesia tidak akan masuk ke jurang kehancuran meskipun saat ini masih menghadapi banyak persoalan dan tantangan.

2/2
Jumlah penduduk Indonesia tahun 2006 sebesar 225,5 juta jiwa. Pemerintah berencana menekan laju pertumbuhan penduduk dari 1,3 persen menjadi 1,14 persen tahun 2009.

5/2
Jakarta dalam kondisi darurat! Banjir telah menggenangi 70 persen wilayah Jakarta. Warga yang mengungsi mencapai 150.000 jiwa.

7/2
2000 balita mengalami gizi berlebih dan 300 balita mengalami gizi buruk di Yogyakarta. Gizi berlebih sama buruknya dengan gizi buruk.

9/2
Pemerintah sependapat dengan DPR bahwa militer akan diadili di peradilan umum jika melakukan tindak pidana umum. Sedangkan jika melakukan tindak pidana militer akan diadili di peradilan militer.

11/2
Korban tewas selama 10 hari banjir di Jakarta, Jawa Barat, dan Banten mencapai 80 orang. Jumlah korban terbanyak adalah jakarta, yakni 48 orang.

12/2
Wajah politisi Indonesia saat ini jauh lebih buruk dibandingkan dengan wajah politisi era 1950-an. Selain banyak yang terungkap melakukan politik uang, juga banyak politisi berperilaku berbeda dengan yang dikatakannya. Demikian pandangan mantan Ketua PP Muhammadiyah Syafii Maarif.

18/2
Warga keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2558. Gong xi fa cai = semoga tambah sejahtera!.

20/2
Rektor UGM Sofian Efendi mengatakan bahwa kegagalan pemerintahan SBY-Kalla memenuhi janji kampanye bisa menjadi ancaman bagi keamanan negara.

21/2
Pesawat Boeing 737-300 milik AdamAir mengalami patah badan sesaat setelah mendarat di Bandara Juanda, surabaya. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

22/2
Kapal Motor Penumpang Levina I terbakar di tengah laut dalam perjalanan dari Jakarta menuju Pangkal Pinang. Dari jumlah penumpang 307 orang, yang selamat 282 orang, meninggal 16 orang, dan hilang 8 orang.

24/2
Ribuan warga Perumahan Tanggul Angin Sidoarjo yang marah karena rumahnya terendam lumpur, tetapi tidak segera mendapat ganti rugi, memblokir jalan tol dan rel kereta api. Pemblokiran tersebut menyebabkan perekonomian Jawa Timur terguncang.

25/2 Menteri Koordinator Perekonomian Boediono menyatakan bahwa batas aman bagi demokrasi adalah jika penghasilan per kapita masyarakat sekitar 6.600 dollar AS. Saat ini penghasilan per kapita Indonesia sekitar 4000 dollar AS.

27/2 Penerimaan masyarakat terhadap multikulturalisme masih sangat rendah. Bahkan, beberapa tokoh berbagai agama masih mengharamkan multikulturalisme. Kuatnya fanatisme agama menjadi salah satu kendala penerimaan masyarakat. Demikian menurut ketua Forum Persaudaraan Umat Beriman (FPUB) Kyai Haji Muhaimin.

[ kembali ke Daftar Isi ]






 




Tata Bahasa

Memakai Prefiks ber-?

Di bawah ini adalah kunci jawaban latihan tatabahasa untuk edisi yang lalu.
1. berdasi
2. berkereta api
3. bermata
4. bertelur
5. berprotein
6. berbau
7. berkacamata
8. bermobil
9. berhidung
10. berdarah
= memakai das
= naik kereta api
= mempunyai mata
= memproduksi telur
= mengandung protein
= mengeluarkan bau
= memakai kacamata
= naik mobil
= mempunyai hidung
= mengeluarkan dara

Pada edisi lalu kita telah belajar tentang arti prefiks ber- dengan kata dasar kata benda. Pada edisi ini kita akan belajar tentang prefik ber- dengan kata dasar kata kerja, kata sifat, kata bilangan dan kata khusus. Subjek melakukan aktivitas kata dasar / subject does an activity mentioned in the root word.
(to get the meaning of “to do/does an activity” prefix ber- have to be added to verb)

Contoh:

- Dia sedang bekerja = melakukan aktivitas kerja
- Saya suka berenang di laut. = melakukan aktivitas renang

Subyek dalam keadaan, menjadi, merasa / subject in the condition root word, subject becomes the root word or subject feels the root word mentioned
(to get the meaning of “in the condition, become or feels” prefix ber- have to be added to adjective)Contoh:

- Kami sedang bersedih = merasa sedih
- Akhir minggu ini kami bersenang-senang di pantai = dalam keadaan senang-senang

Dua arti berikut, prefiks ber- berfungsi sebagai pembentuk kata keterangan.
Two meanings of prefix ber- bellow has function as adverb.Subyek dalam kelompok ..... orang / subject in group (of people)
(to get the meaning of “in group of (people)” prefix ber- have to be added to numeral)

Contoh:

- Kami pergi ke Bali berlima = dalam kelompok lima orang
- Mereka tinggal berdua di rumah yang cukup besar = dalam kelompok dua orang.

Banyak atau beberapa / much / many, some / several
(to get the meaning of “much / many, some / several” prefix ber- have to be added to expressions of units (like: meter, kilogram, hour, thousand, etc)

Contoh:

- Saya membeli buah rambutan berkilo-kilo (gram) = banyak kilo
- Sylvie membawa uang berjuta-juta rupiah. = banyak juta

Latihan

Carilah arti prefiks ber- pada kalimat-kalimat di bawah ini!
Find the meaning of prefix ber- in these sentence below:
E.g. Saya suka berenang di laut  = melakukan aktivitas renang                  
              
1. Mereka akan pergi berlima ke Pantai Parangtritis.
2. Dia sudah belajar bahasa Indonesia di Wisma Bahasa selama berbulan-bulan. Dia sudah pintar bicara.
3. Anak-anak suka bermain di depan rumah saya.
4. Keluarga ini sedang berduka karena salah seorang anggota keluarganya meninggal dalam kecelakaan pesawat itu.
5. Pak Jhon suka berbelanja di pasar tradisional.
6. Kami bertiga bekerja sebagai guru di Wisma Bahasa.
7. Sudah berjam-jam kami menunggu pesawat, tetapi pesawat belum datang juga.
8. Dia berbahagia setelah menikah dengan laki-laki itu.
9. Akhir minggu depan saya akan beristirahat di Kaliurang.
10. Dari homestay ke Wisma Bahasa saya hanya berjalan kaki saja.
 


[ kembali ke Daftar Isi ]




 

 

Realia
Rubrik ini berisi tentang realia atau media pengajaran yang dipakai di Wisma Bahasa
Dia berkacamata = Dia memakai kacamata.
Dia berambut lurus dan berkumis = Dia punya rambut lurus dan punya kumis.
Dia bersepeda motor = Dia naik sepeda motor.


[ kembali ke Daftar Isi ]



 




Percik
Rubrik ini berisi tentang hal-hal yang lucu dan ringan serta kadang-kadang terjadi dalam setiap proses belajar, baik tentang pilihan kata, sinonim, idiom-idiom atau cara bicara. Tapi misi dari rubrik ini bukan untuk mentertawakan murid tapi belajar dari kesalahan-kesalahan itu untuk perbaikan selanjutnya. Oleh karena itu redaksi menerima cerita-cerita lucu dari guru ataupun murid.
Ketika berjalan-jalan di pantai tiba-tiba Marcus, murid dari Australia, berteriak:
“Wow, indah sekali bulan kenyang.”
Kami yang mendengarnya terkejut tetapi segera sadar maksudnya.
“Bukan. Bukan bulan kenyang , tetapi bulan penuh atau biasanya disebut bulan purnama,” kata salah seorang guru.
Memang bahasa Inggrisnya bulan purnama adalah full moon. Sedangkan Bahasa Indonesianya full adalah kenyang atau penuh. Jadi Marcus berpikir bahwa full moon adalah bulan kenyang (full: kenyang, moon: bulan).
Akan tetapi kenyang (full) artinya hanya untuk perut yang sudah penuh dengan makanan.
 


[ kembali ke Daftar Isi ]





 





Masalah Kebahasaan

Menjawab pertanyaan-pertanyaan murid seputar permasalahan kebahasaan


Penggunaan ber-

Tanya:
Mana yang benar: “Saya sedang bernyanyi” atau “Saya sedang menyanyi”?
Bagaimana dengan kalimat “Evi menyanyi lagu dangdut” ?

Emmanuel, Perancis

Jawab:
“Saya sedang bernyanyi” atau “Saya sedang menyanyi” kedua kalimat itu betul. Kedua kalimat tersebut adalah kalimat intransitif. Jadi tidak perlu objek.
Untuk kalimat “Evi menyanyi lagu dangdut” sebenarnya tidak tepat karena kata “menyanyi” adalah kalimat intransitif sehingga tidak bisa diubah menjadi kalimat pasif. (“Lagu dangdut dinyanyi oleh Evi” adalah kalimat yang salah)
Jadi, kalimat yang benar adalah “Evi menyanyikan lagu dangdut” . Kalimat ini kalimat transitif, sehingga bisa diubah menjadi kalimat pasif: “Lagu dangdut dinyanyikan oleh Evi.”

[ kembali ke Daftar Isi ]





 





Mozaik Wisma Bahasa
Peristiwa-peristiwa yang terjadi di Wisma Bahasa

  Tidak ada kegiatan pada bulan Februari

   

[ kembali ke Daftar Isi ]







 

 

 



Selamat Kawan !!

Selamat Ulang tahun kami ucapkan untuk murid, mantan murid, dan staf serta karyawan Wisma Bahasa di mana pun Anda berada. Kami tidak akan pernah melupakan Anda. Semoga Anda selalu baik dan semakin baik.... sukses selalu!!!!
1/3 Ota Atsushi, Melissa Ensink, Alice Trend, Joel S. Hellman, Steven Darlington, Song Hyoung June, Jacob Trane Ibsen, Melinda Pacquola, Guru Wanto
2/3 Steve Groben, Florence martin, Louise Davis.
3/3 Eiko Higashide, Kathrin Nydegger, Penelope Anderson, Gotzon Onandia-Zarrabe, Dornfezot, Ursula Hanerstein, Brian C Leblanc.
4/3 Edward Barlow, Simone Sinn.
5/3 Hannah Floyd, Markus Schonberjer, Masatoshi Sakurai, Ayako Ishiguro.
6/3 Revashunkur Soonarane, Chamila Kumari Palihakara, Paola Espinosa, Ira Davies, Jimmy Millican, Hatanaka Takanobu.
7/3 Jorge Trindade, Henri Myrttinen, Christopher Mclnerney.
8/3 Claus Beyer Iversen, Kiyoe Mabuchi, Pablo S.Braza Jr, Emmanuel Trepanier, Philip Ploughman, Marion Steentjes, Alan Young, Joan Keefler, Annie Sloman.
9/3 Michael Ashton Bracher, Andrew Trotter, Cendric Devanthey, Lance Du Buisson, Van Leo.
10/3 Kas Grant, Glen John Connolly, Colin Young, Virgina Simpson, Daniel Joseph Kennedy.
11/3 Tim O’Connor, Pouchous Elisabeth Stolle, P.Rien Putman Cramer, Kees Groenendijk, Daniel Chirpich, Sonia Reinhardt, Yang Hyun Soek.
12/3 Kathryn Tomlinson.
13/3 Sandy MacGillivray, Heather Blake, Aisyah Barchia, Alexander Vodden, Guru Dewi
14/3

Alessandra Bianchi, Maria Nilson, Mai Hage Stokke, wilhelmus Antonetta Josephina, Betty Meserve, Ian Usman Lewis, Martin Newkirk, tang Wai Harn, Tomoyuki Wata, Morgan Mellish.

15/3 Nina Fitzsimons, Melanie Narik, Doerthe Beer, Sibylle Obrist, marie Jeanne Eby.
16/3 Nicolas Lee, Darryl “Diego” Welsh, Wimmer Marlene.
17/3 Mark Nieuwenboom, Dayna Lynn Brown, Aline C. Gubrium, Don Strongman, Margareth Asewe, Severine Chappaz.
18/3 Kim Stokie, David Case, Natsumi Tsuneta, Freya Merrick.
19/3 Helen Ciccolallo, Ed Goodel, Till Skrobek, Jequier Pascal, Mellisa Erin Macer.
20/3 Rene Bocker, Leo Ruitenberg, Tomoko Sugiyama, Brad Simpson, Jacqueline Schwarzmann.
21/3 Rie Nagasaki, Volker Wiemann, Aya Kumakura, Michelle Johnson.
22/3 Chrystal Nanette Holt, Rijn A. Van Kooij, Takahiro Ando, Michelle storey.
23/3 Peter Daniel Emmett, Kristian Morville, Bonny Serong, Brad Dunstan, Guru Pieter
24/3 Ute Lang Kabel, Eloise Welsh, Geoff Thompson.
25/3 Miki Ando, Patricia Walsh, Jan Gray, Dave Makepeace.
26/3 Aurora Medina siy, Michelle Masion, Leigh Gilder Dixon, Karl van Staeyen, Flade Stephen, Louise Gamble.
27/3 Samara Iles, Jo Keating, Masayuki Wada, Mai Lin Bonatz.
28/3 Marguerite French.
29/3 Caroline Sperling.
30/3 Noba Anderson, Hong Joon-Suk, Vanessa Dickey, Sergio Amrein, Dawn Bennett, Bernard Francis Lynch, Eva Frissel.
31/3 Hans Knegtmans, Martha Hoilman, Carol de Voogd, Ratna Farina Wijayanti, Tom Acchermann.



Selamat bagi murid yang pada bulan lalu sudah selesai belajar... semoga kenangan baik selalu ada pada kita. Selamat bekerja...jangan lupa untuk selalu mempraktikkan bahasa Indonesia
 
o Tammy Gouldstone (Amerika) Individu
o Emi Nakamura (Jepang) Individu
o Asa Theander (Swedia)
Sweden Embassy
o Bu Ve Wilson (Australia) Aus. National University
o Michael Ewing (Australia) Individu
o Steven Donovan (Swedia) Individu
o Geetha Matthew (Australia) Individu
o Satoko Hamamoto (Jepang) Individu
o Darini Rajasingham (Sri Lanka) Individu
o Matthew Zurstrassen (Australia) World Bank
o Michelle Vizzard (Australia) Aus. Embassy
o Sadaf Lakhani (Inggris) UNDP
o Christel Pilz (Jerman) Individu
o Peter Donovan (Irlandia) Concern World Wide Indonesia
o Ayako Saito (Jepang) Individu
o Ben Whiston (Inggris) Individu
o Hermina Pangan (Amerika) USAID
o Lioba van Dam (Belanda)

Individu

o Ai Akiyama (Jepang) Individu
o Michael Pomeroy (Australia) Sandvick
o Mikko Ollikainen (Finlandia) World Bank
o Amanda Ollikainen (Cina) Individu
o Ayumi Ishihara (Jepang) Individu
o Sandra Ripke (Jerman) Individu
o Toshiharu (Jepang) Individu
o Celia Mannaert (Perancis) ICRC


DAN YANG TIDAK BOLEH LUPA :




[ kembali ke Daftar Isi ]
You are in : Home > Bulletin
Back to main frame/page


Copyright (C) 1996-2010 Wisma Bahasa. All rights reserved