Wisma Bahasa Bulletin

You are in : Home > Bulletin


Buletin Wisma Bahasa
Edition: November 2006
Isi / Contents
Penulis
Karangan Murid
  Fieldtrip ke Kali Adem

Volker Dally
(eks murid,tinggal di Malang)

Intermediate

Kronik Indonesia Redaksi
Tata Bahasa Redaksi
Realia Redaksi
Percik Redaksi
Masalah Kebahasaan Redaksi
Mozaik Wisma Bahasa Redaksi
Selamat Kawan !!
 
Redaksi
Penanggung jawab: Direktur










 





Karangan Murid
Fieldtrip ke Kali Adem

Hari ini hari sangat mengesankan. Jam delapan kami berangkat untuk darmawisata ke Kaliadem. Sejak minggu ini Ibu Katja dan saya punya kelas sendiri, jadi kami bisa pergi dengan dua guru. Guru Mas Geger, guru Mas Totok dan sopir Mas Heru menjemput kami di rumah kami di Jalan Pringgodani. Bersama-sama kami naik mobil ke gunung Merapi.  Ketika naik mobil saya membeli koran dan mulai membaca koran ini. Di halaman tentang Yogyakarta saya membaca bahwa dua orang ditemukan di pantai. Mereka meninggal karena Tsunami minggu lalu. Sesudah koran saya bacakan kepada Ibu Katja, kami memutuskan bahwa akhir minggu ini kami tidak pergi ke pantai. Kalau pembaca tahu tempat bagus lain, tolong memasukan ide dengan komentar di bawah.

Kira-kira jam setengah sepuluh kami sampai di Kaliadem. Sesudah turun mobil untuk pergi sedikit dekat gunung Merapi kita punya masalah. Masalah ini karena di sana ada tulisan yang bilang bahwa pakaian warna merah, kuning dan oranye dilarang. Astaga, baju merah atau kuning dipakai semua keluarga Dally. Untunglah ada satu sweater di dalam mobil. Sweater ini harus dipakai Ibu Katja dan saya sudah mengenakan t-shirt putih yang biasa dipakai di bawah baju kuning. Jona dan Lea boleh pergi ke tempat dengan warna dilarang.

Pada tempat itu kami melihat kekuatan gunung Merapi. Semua tempat diselebungi dengan abu dan batu-batuan dari letusan gunung Merapi tanggal 14 Juni. Dari rumah-rumah yang tersisa di sana Anda hanya bisa melihat atap-atap. Dan awan panas membuat jalur besar pemisah antara dua bagian pepohonan di tengah hutan karena batu-batuan dan api. Ibu Katja dan saya merasa terkesan ketika kami mendengarkan suara dari gunung Merapi. Meskipun jauhnya 5 kilometer kami bisa mendengarkan Merapi bergemuruh. Sesudah melihat tempat ini kami pergi ke sungai kecil, saya pikir namanya Kali Kuning  dengan  perjalanan kaki dengan anak-anak dan guru-guru.

Akhirnya kami harus menyelesaikan perjalanan ini karena waktu yang tepat untuk makan siang. Sambil makan siang semua orang dewasa menerima panggilan telepon dari teman-teman, teman kerja atau pacar. Kami punya banyak kelakar di restoran karena aktivitas telepon. Kami bersenang-senang hari ini. Terima kasih Geger, Totok dan Heru.
Terima kasih Tuhan yang memberkati kita.

Mengesankan: impressive
Darmawisata:
fieltrip
Astaga:
for heaven’s sake
Mengenakan:
to weariselubungi


Diselubungi: to be covered by
Jalur:
line
Bergemuruh:
thundering
Kelakar:
joke
Memberkati:
to give blessing

Oleh : Leo Humme
(eks murid,tinggal di Medan)



[ kembali ke Daftar Isi ]








 


Kronik Indonesia


1/10

Gubernur DI Yogyakarta meminta pemerintah pusat menambah dana rekonstruksi gempa dari Rp 3,3 triliun menjadi Rp 5 triliun.


2/10

Kejaksaan Agung memanggil Kepala Pusat Kurikulum Depdiknas untuk dimintai keterangan tentang tidak dicantumkannya nama “PKI” pada “Gerakan 30 September”. Sejak masa Orde Baru nama yang dipakai adalah “G 30S/PKI”.


3/10

Pencairan dana rekonstruksi korban gempa di Bantul yang rencananya dilakukan tanggal 1, ternyata mundur. Menurut Bupati Bantul keterlambatan ini  karena alasan teknis. Rencananya pencairan dana baru bisa dilakukan tanggal 5 Oktober.


4/10
DPR menilai proses hukum yang dilakukan pemerintah terhadap anggota DPRD dalam berbagai kasus korupsi sudah mengarah ke kriminalisasi politik.

5/10
Putusan kasasi Mahkamah Agung menyatakan, dakwaan pembunuhan berencana atas tokoh HAM, Munir, tidak terbukti. MA hanya menghukum Pollycarpus dua tahun penjara atas penggunaan surat palsu. Sebelumnya, Pollycarpus dihukum 14 tahun.

6/10

Kelompok massa sekitar 2000 orang yang diduga pelaku penambangan inkonvensional menyerbu kantor Gubernur Bangka Belitung. Mereka marah karena lokasi penambangan ditutup polisi.


7/10
Dana rekonstruksi korban gempa di Bantul telah cair tetapi masyarakat bingung karena model rumah dan tim pendamping sebagai syarat pencairan dana belum ada.

8/10

Pemerintah Indonesia didesak segera meratifikasi Kesepakatan ASEAN tentang polusi Asap Lintas Batas (ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution). Desakan dilakukan akibat asap kebakaran hutan di Indonesia sudah mengganggu negara-negara ASEAN.


9/10

Presiden dalam peringatan Nuzulul Quran mengajak masyarakat menggunakan kaidah akhlak dan menaati kaidah hukum dalam menyikapi perbedaan pendapat.


10/10

Mantan kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol. Suyitno Landung divonis 18 bulan karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi.


11/10
Detasemen Khusus 88 Anti Teror Polda DIY berhasil menangkap 4 orang yang diduga kuat terlibat peredaran uang palsu senilai Rp 4 milyar.

12/10

Hasil survei Lembaga Survei Indonesia menempatkan Megawati Soekarnoputri dalam ranking pertama pesaing potensial pada Pemilu mendatang.


13/10 Ribuan warga mengamuk dan membakar gedung DPRD Kabupaten Puncak Jaya, Papua saat pembagian dana Subsidi Langsung Tunai (SLT).

14/10

Pemerintah menyatakan akan menaikkan tunjangan fungsional guru pada tahun 2007 untuk guru Pegawai Negeri Sipil sebesar Rp 100.000 per bulan dan Rp 200.000 untuk guru non-PNS.


15/10

Untuk mempermudah perjalanan pemudik Lebaran, pemerintah akan menyediakan informasi kemacetan di jalur pantai Utara Jawa.


16/10 Menjelang Idul Fitri di mana konsumsi daging meningkat, ditemukan produk impor daging sapi tanpa tulang (debone meat) yang terindikasi penyakit sapi gila.

17/10

Seluruh jadwal penerbangan dari dan ke Jambi batal karena bandara tertutup asap tebal akibat pembakaran hutan.


18/10

Pendeta Kongkoli, Sekretaris Umum Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi tengah, tewas ditembak orang tak dikenal.


19/10

Bandara Supadio Pontianak Kalimantan Barat ditutup total selama dua hari karena asap tebal akibat pembakaran hutan.


20/10

-


21/10

-


22/10

Pemerintah menetapkan Selasa, 24 Oktober 2006 sebagai 1 Syawal 1427 H. Penetapan ini berbeda dengan Muhammadiyah yang menetapkan Senin 23 Oktober 2006 sebagai 1 Syawal 1427 H.


23/10

Pemerintah menetapkan hari Minggu 24/9 sebagai awal puasa Ramadan.


24/10 SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1427 H MOHON MAAF LAHIR BATIN

25/10

Sumanto, manusia kanibal dari Jawa Tengah bebas. Sumanto dipenjara selama 5 tahun setelah memakan beberapa mayat. Selain mayat, Sumanto juga suka makan cicak dan kecoa.


26/10

-


27/10

-


28/10 -

29/10

Pemerintah Indonesia menandatangani kesepakatan kerja sama energi dengan China dengan nilai investasi 5 miliar dollar Amerika Serikat.


30/10 Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan bahwa peristiwa yang terjadi akhir-kahir ini di Poso bukanlah konflik antarwarga melainkan teror.

 

[ kembali ke Daftar Isi ]






 




Tata Bahasa

Bagaimana Memakai Konjungsi?

(Bagian 2 )

Sebelum menjelaskan konjungsi yang lainnya, di bawah ini adalah kunci jawaban latihan tatabahasa untuk edisi yang lalu.

1. Guru saya menjelaskan tatabahasa sementara saya menulis.
2. Saya menyanyi sambil  bermain gitar.
3. Tadi pagi saya tidak makan pagi sehingga sekarang saya merasa lapar sekali.
4. Saya mau tidur lebih awal supaya besok pagi saya bisa bangun pagi-pagi.
5. Dia berolah raga setiap pagi supaya  menjadi sehat.
6. Ibu menonton tv sementara  bapak membersihkan rumah.
7. Ketika saya sedang jalan-jalan di Malioboro saya  bertemu teman saya.
8. Pieter  bekerja keras sekali hari ini sehingga sekarang dia merasa capai sekali.
9. Dia membaca koran sambil  makan pagi.
10. Ketika saya bekerja di Indonesia  saya belajar bahasa Indonesia di Wisma Bahasa.

Sekarang perhatikan konjungsi di bawah ini:

6. Karena
         - Kata hubung ”karena” mempunyai arti alasan (reason).
Contoh :

Kalimat I Hari ini dia tidak belajar di kelas.
Kalimat II Dia sakit perut (kalimat ini adalah alasan bahwa Hari ini dia tidak belajar di kelas)
Kalimat gabung Hari ini dia tidak belajar di kelas karena sakit perut.

7. Kalau, seandainya
         - Kata hubung ”kalau” dan ”seandainya” mempunyai arti syarat (condition).
Contoh :
Kalimat I Saya akan datang di pestamu nanti malam.
Kalimat II Nanti malam tidak ada hujan. (kalimat ini adalah syarat bahwa Saya akan datang di pestamu nanti malam)
Kalimat gabung Saya akan datang di pestamu nanti malam kalau nanti malam tidak ada hujan.

        - Kata hubung ”seandainya” kadang-kadang mempunyai makna bahwa syarat dalam kalimat kedua hampir            tidak mungkin (imposible) terjadi.
Contoh:
Kalimat I Saya akan terbang ke semua tempat di dunia.
Kalimat II Saya punya sayap.(kalimat ini adalah syarat (yang tidak mungkin terjadi) bahwa Saya akan terbang ke semua tempat bagus di dunia)
Kalimat gabung Saya akan terbang ke semua tempat bagus di dunia seandainya saya punya sayap.

8. Tetapi
         - Kata hubung ”tetapi” mempunyai arti pertentangan (contrastif).
Contoh :

Kalimat I

Dia memang bodoh

Kalimat II Dia rajin.
Kalimat gabung Dia memang bodoh, tetapi rajin.

9. Sejak
         - Kata hubung ”sejak” mempunyai arti ”awal waktu mulai aktivitas”
Contoh :
Kalimat I

Dia belajar bahasa Indonesia.

Kalimat II

Dia bekerja di perusahaan Indonesia. (aktitivitas dalam kalimat ini adalah awal dia mulai belajar bahasa Indonesia)

Kalimat gabung Dia belajar bahasa Indonesia sejak dia bekerja di perusahaan Indonesia.

10. Meskipun
         - Kata hubung ”meskipun” mempunyai arti ”ada kesungguhan
Contoh :
Kalimat I

Dia belum sembuh dari sakitnya.

Kalimat II

Dia sudah minum banyak obat. (kalimat ini menyatakan bahwa dia sungguh-sungguh dengan usaha keras  sudah minum obat)

Kalimat gabung

Dia belum sembuh dari sakitnya meskipun sudah minum banyak obat

 

Latihan

Isilah dengan kata hubung (sejak, seandainya, kalau, tetapi, karena, meskipun) yang tepat!

  1. Dia pintar sekali menari.  ..................  dia berumur 12 tahun, dia sudah berlatih menari.
  2. Rumah Pak Andi tidak terlalu besar  ........................  rumah itu sangat bersih dan nyaman sekali.
  3. Saya suka sepeda motor itu.  ...................  saya punya uang, saya akan membeli sepeda motor itu.
  4. Dia memaksa dirinya bekerja di kantor .................... badannya agak sakit.
  5. Hari ini  anak-anak tidak pergi ke sekolah ............... hari ini adalah hari libur nasional.
  6. ........................  saya menjadi presiden  saya akan  membantu orang-orang miskin.
  7. Saya ingin tinggal di Indonesia lebih lama ..................... ijin tinggal saya sudah habis.
  8. Saya suka makan makanan Padang ................... enak sekali.
  9. ........................ perutnya sakit, dia masih mau makan makanan pedas.
  10. Dia tidak pernah lagi mengunjungi kami ................... kami pindah rumah.




[ kembali ke Daftar Isi ]




 

 

Realia

Ketika Anna sedang tidur, pencuri masuk kerumahnya.


[ kembali ke Daftar Isi ]



 




Percik
Rubrik ini berisi tentang hal-hal yang lucu dan ringan serta kadang-kadang terjadi dalam setiap proses belajar, baik tentang pilihan kata, sinonim, idiom-idiom atau cara bicara. Tapi misi dari rubrik ini bukan untuk mentertawakan murid tapi belajar dari kesalahan-kesalahan itu untuk perbaikan selanjutnya. Oleh karena itu redaksi menerima cerita-cerita lucu dari guru ataupun murid.

Telur Mata Sapi

“Saya tidak mau makan telur mata sapi” , kata seorang murid kepada gurunya.
“Kenapa?”, Tanya guru itu.
“Saya vegetarian” jawab murid itu lagi.
“Telur mata sapi itu artinya telur ayam yang digoreng, atau dalam bahasa Ingris sering disebut Sunny side up” kata guru itu sambil tersenyum.
“Oh, jadi tidak ada hubungannya dengan daging sapi, ya” kata murid itu lagi

" Tepan Yaki"

Dua murid WB Takahiro dan Shintaro mengajak guru-gurunya ke warung tenda di Jalan Kaliurang yang menjual masakan Jepang. Mereka ingin guru-gurunya mencoba masakan Jepang.“Tidak sama persis dengan masakan Jepang tapi rasanya cukup enak,” kata Takahiro. Akhirnya kami berlima berangkat ke sana, tetapi sayang sekali warung itu tutup. Kami kecewa sekali. Tiba-tiba Takahiro ingat bahwa ada satu lagi warung tenda yang menjual masakan Jepang.“Terus terang saya belum pernah pergi ke sana, jadi saya belum tahu rasanya,” kata Takahiro. Akhirnya kami pergi ke sana. Warung tenda itu bernama 'Tepan Yaki'. Ya, itu nama salah satu masakan Jepang. Ketika kami sudah duduk di sana kami memilih menu. Anehnya tidak ada satu pun masakan Jepang. Hanya ada lele, tempe, telur dan ayam. “Mas, mana masakan Jepangnya?” tanya kami. “Masakan Jepang? Di sini tidak ada masakan Jepang,” jawab penjual dengan heran. “Lho, lalu apa artinya 'Tepan Yaki'?” tanya kami lagi. Tiba-tiba penjual itu kelihatan gugup.
“Anda orang Jepang, ya?” tanya dia kepada Takahiro. “Maaf, sebenarnya saya tidak tahu apa arti Tepan Yaki. Saya hanya suka nama itu,” katanya lagi dengan malu. Akhirnya kami tetap makan di situ sambil terus tertawa. Penjual itu kelihatan sangat malu. Beberapa hari kemudian saya lewat di depan warung tenda itu. Warung itu tidak ada, sampai sekarang. Mungkin sudah berganti nama. Kasihan penjual itu.




[ kembali ke Daftar Isi ]





 





Masalah Kebahasaan

REDUPLIKASI

Tanya:
Saya bingung dengan kalimat ini:
“Ada kakek-kakek duduk sendiri di taman itu sejak tadi pagi”
Kakek-kakek artinya ada banyak kakek (plural), tetapi mengapa ‘sendiri’?

Ayumi, Jepang

Jawab:
“kakek-kakek” dalam kalimat di atas bukan berarti plural, tetapi berarti seseorang yang kira-kira berumur sama dengan “kakek’” (kira-kira di atas 50 tahun). Dalam bahasa Indonesia reduplikasi seperti itu berarti orang yang berumur sama dengan…

Contoh:

  • Dia masih anak-anak.
  • Walaupun belum menikah kelihatannya dia sudah ibu-ibu.
  • Ada tante-tante yang sering menemui Ismu.
  • Kemarin saya melihat mbak Roro pergi dengan seorang laki-laki. Laki-laki itu kelihatannya sudah oom-oom.

[ kembali ke Daftar Isi ]





 





Mozaik Wisma Bahasa

1 

Seminar bulanan:
Pada tanggal 19 Oktober 2006, di Wisma Bahasa diselenggarakan seminar dengan tema, “Konflik di Indonesia Berbasiskan Radikalisme dan Fundamentalisme.” Pembicara: Bp. Abdul Muhaimin, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ummah dan Ketua FPUB (Forum Persaudaraan Umat Beriman) dan Bp. Dodi Widodo dari PSKP UGM Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian Universitas Gajah Mada. Seperti seminar-seminar sebelumnya, seminar ini diikuti oleh murid, guru dan staff. Seminar ini tidak kalah menariknya dari seminar sebelumnya.


2

Buka puasa
Setelah acara seminar dilanjutkan acara buka puasa bersama yang diikuti oleh pembicara, murid, guru, staff, dan karyawan Wisma Bahasa.


3

Pameran lukisan
Tanggal 2 - 31 Oktober 2006 di Wisma Bahasa ada pameran lukisan anak. Lukisan ini dibuat oleh anak-anak korban gempa di Bantul, Jogja bulan Mei yang lalu, dengan tema, ”Tersenyum Kembali.” Tujuannya adalah untuk menunjukkan bahwa mereka (anak-anak) tersenyum kembali untuk menatap masa depannya yang lebih baik. Donasi dan uang yang terkumpul dari hasil pameran ini akan digunakan untuk beasiswa pelukis (peserta pameran) dan membantu program anak-anak korban gempa di Bantul, Jogja. Pameran ini adalah salah satu program dari Wisma Bahasa Social Action Team untuk gempa di Jogja.


 

[ kembali ke Daftar Isi ]







 

 

 



Selamat Kawan !!


Selamat Ulang tahun kami ucapkan untuk murid dan mantan murid Wisma Bahasa di mana pun Anda berada. Kami tidak akan pernah melupakan Anda. Semoga Anda selalu baik dan semakin baik....

1/11

Kelly Jordan, Lia Kent, Jane McGrory, Aki Matsudaira, Janne Dale, Yoan Durbin,

2/11

Hans Christensen, Mette Davidssen

3/11

Takeshi Nishimura, Juliana Pangestian Harahap,

4/11 Kazuo Kiuchi, Jamie Sanders, Paul O’Brien, Anika Kaufmann, Petra Fengler, Fairlie Williams,
5/11 Laurense Leonie, Hiromi Tada, Sibylle Schmutz, John Olle, Anja Marita Justen, Aya Kumakura
6/11

Hermann Bernard, Al Davila, Paul Zane Dickey, Nick Mulder, Christel Pilz, Claudia Conrad, Stephen Barry,

7/11 Joe McGrath, Henry Sharpe, Alistair Welsh, Vincent da Cruz, Martin Norch Boesen, Michael Ewing,
8/11

:Lotus Kelly, Grace Bull, Michael Kreuzberg,

9/11

Kelly Wilkes

10/11

Erik Post, John Michael Flanders, Gary Lloyd Lafoy, Cathy Rothenberger, Patrick Barron

11/11

Olaf Hintze, Motoko Shimagami, Duncan John Buchanan, Stephen Wurst, Katharine Mote, Philip Jenkins,

12/11

Paula Golding, Jens Knauer, Notburga Stamm, Karl Brandt, Eric Bolstad, Tomofumi Kuribayoshi, George Hale, Theresa O’Mahony, Sebastian Fesneau,

13/11

Raymond Hempell, Windston Farquharson, Izumi Ishikawa,

14/11 Shannon Stancil,
15/11

Anna Paola Favero, Yoshimi Kawadu, Dave Webby, Wendy Mee,

16/11

Kimiko Funeno, Ingvar Anda, Hans Leuenberger, Terry Done

17/11

Elly Du Buisson,

18/11

Belinda Harper, Alan Walpole, Hiroyuki Sarah Champagne, Christian Mugnier,

19/11 Trond Briseid, Jim Belfiore,
20/11 Sandra F.Erb, Colleen Gillespie, Nigel Pont, Jonathan Keller, Viola Scheer,
21/11

Diane Flannery, Ramon Oliveros, Tomatsu Nakamura, Hasan A.C. Lewis, Konomi Hoshi, Robert David Jolly,

22/11 Elizabeth Skerjanz, Christiane Dorothea Schneider, Peter Gammeltoft, David Henton, Park Suk-Kyoung, Marcy Summers, Guido Berhorster,
23/11 Emma Jane Ford, Deborah Bowman,
24/11 Jonathan Cook, Andrew Nichols, Brooke Steele, John Charles McGregor, Yoli Peevey (Yolanda), Pak Pahing,
25/11

Andoreasu Fujimoto, Sophie Doger De Speville, Anton Clark, Wila van der Maten, Nicole Meier, Jukka Korppi, Orlando de Guzman,

26/11 Carol Rice, Swati Dhananjay Gupte, Robert Aten, Danny Scott, Polly Anna Marieke, Sillke Hildegard Hilgert,
27/11 David J. Harris, Lisa Murray, Jacqueline M.T. Gravendeel, Hiroyuki Takagi, Igor O’Neill, Birgitte Jensen, Aliza Jane Hunt,
28/11

Osamu Chigira, Shingo Yamada, Maya Nienaber, Masako Konishi,

29/11

Saki Murakami, Rebecca Barber, Budi Kusumaningsih (Ning),

30/11 Kyoko Chinen,
   
   
Untuk Guru dan Staf yang bulan November ini berulang tahun tentu saja kami juga mengucapkan Selamat Ulang Tahun..

24/11 Pak Pahing

29/11 Ning




Selamat bagi murid yang pada bulan lalu sudah selesai belajar... semoga kenangan baik selalu ada pada kita. Selamat bekerja...jangan lupa untuk selalu mempraktikkan bahasa Indonesia
 
o Brenda Sinclair (Amerika)

IRD

o Valerie Smith (Amerika) USAID
o Cheryl Anne Greenlee (Amerika) Chevron
o Diane Bowen (Amerika) IRI
o Kristine Blokhus (Norwegia) UN
o Serena Mueller   (Jerman)

Individu

o Gregorio Rhoda Lynn (Jerman) GAA
o Christine Braun (Jerman) GAA
o Delphine Fichaux (Perancis) Individu
o Damien Le Floch (Perancis) Indaividu
o Chi Nguyen (Perancis) Uni Eropa / SCHS
o Claudia Rokx (Belanda) World Bank
o Bryan Taylor (Kanada) UN
o Suzanne Halsey (Inggris) ICRC
o Viswanatha Reddy (India) Leuser Int. Foundation Medan
o Aya Nishiyama (Jepang) Individu
o Van Leo (Amerika) US Embassy
o Sanjeeta Sheth (Amerika) US Embassy
o Amit Sheth (Amerika) US Embassy
o Aliza Jane hunt (Australia) Individu
o Michael Bluett (Inggris) PBI
o Jody Weaver (Australia) Individu
o Michael Ewing (Amerika) Individu
o Roger Spanz (Jerman) Individu
o Marie Wiekhard (Jerman) Individu


DAN YANG TIDAK BOLEH LUPA :




[ kembali ke Daftar Isi ]
You are in : Home > Bulletin
Back to main frame/page


Copyright (C) 1996-2010 Wisma Bahasa. All rights reserved