Siapa Namanya?

Anda tentu sering bertemu orang baru dalam berbagai situasi dan Anda mau tahu namanya. Dalam situasi tersebut kadang-kadang kita ragu-ragu, bagaimana kita bertanya nama kepada orang itu. Apalagi jika kita mau bertanya kepada orang yang lebih muda, lebih tua, atau orang yang kita belum tahu posisinya.

Penyebab dan Pemicu

”Narkoba, Pemicu Kecelakaan Jalan Raya”. ”Kemiskinan Salah Satu Pemicu Munculnya Terorisme”. ”Pemimpin Yang Tidak Tegas Pemicu Gerakan Separatis”. ”10 Pemicu Utama Migrain”. ”Pengadilan Rahasiakan Pemicu Cerai Lydia Kandou dan Jamal Mirdad”. ”Tingkat Ekonomi Rendah Pemicu Kejahatan”.

Etika dan Etiket

Manakah yang benar, “Etika berbicara di telepon” atau “Etiket berbicara di telepon?” Sering terjadi penggunaan etika dicampuradukkan dengan etiket. Padahal, dua pengertian itu sangat berbeda: etika mengacu ke ranah moral (KKBI: ilmu tt apa yg baik dan apa yg buruk dan tt hak dan kewajiban moral/akhlak),

Melting Pots & Pot Boilers

If you are paying anything more than a passing visit to Yogyakarta you will soon become aware of its ‘melting-pot’ character. The area around the Wisma Bahasa – the north eastern part of the city – is where most of the major universities and other higher education

Dust from the Graveyard

I was washing my feet with a bucket of water from the well when I noticed that the door to the sprawling, deserted house was ajar. A few minutes earlier we had been inspecting the grave of the man who’d lived there. It had a splendid, well-tended headstone and his family tree

Dandruff, Djarum & Desire

If TV advertising were the only glimpse of Indonesian society that an interested onlooker ever had, it would certainly create a strange impression. Someone working or studying in Yogyakarta these days has 16 commercial TV channels to choose from*.  And, of course, the

Damai

Kembali kita tiba pada bulan ketika jutaan umat Kristiani di seluruh dunia berseru dan bernyanyi tentang ”damai di bumi”,  walaupun kita melihat kekacauan dan pertikaian di mana-mana. Damai berarti ketiadaan atau kebebasan dari kerusuhan, perang, dan semacamnya.

Cukup dan Sangat

Kata cukup sebetulnya lebih tepat dipakai untuk menerangkan kualitas kata yang berkonotasi kurang baik atau negatif. Kita tidak dapat menggunakan cukup bau, cukup jelek, atau cukup jahat, kecuali untuk melawak. Kombinasi cukup menjengkelkan, cukup menyedihkan, atau

Tolerasi dan Toleransi

Di Indonesia kita sering mendengar kata toleransi. Jarang terdengar kata tolerasi. Dalam bahasa Inggris toleration dan to tolerate biasanya diterjemahkan masing-masing toleransi dan bertoleransi. Ini tidak begitu tepat. Ada beda cukup penting di antara keduanya.