Site icon WISMA BAHASA

EXPLORING INDONESIA: BANGKA BELITUNG ISLANDS

Bangka Belitung Islands found its fame when it became the setting for the Laskar Pelangi film, which was based on the novel Laskar Pelangi by Andrea Hirata. The name Bangka Belitung Islands has skyrocketed internationally. Let’s take a peek at the overview:

  1. Bangka and Belitung Islands

This province consists of two main islands, they are Bangka Island and Belitung Island. Apart from these two islands, there are 470 islands and only 50 islands are inhabited by the community.

  1. Geographic

This province is located in the southwest of Sumatra Island which is bordered by the Natuna Sea to the north, the Karimata Strait to the east, Java Sea to the south, and the Bangka Strait to the west.

  1. Demographics

The population in this province consists of indigenous tribes, such as the Sekak Bangka, Sakai, Ameng Sawang, and other indigenous tribes. There are also other tribes who migrated to this province such as the Malays, Chinese, Javanese, and Minangkabau. Malay language is used for public purposes and regional languages such as the Kayu Agung language with various dialects spoken in small groups.

  1. Tourism

Beautiful beaches widely surrounding the Bangka Belitung Islands. You can visit Tanjung Tinggi Beach on Belitung Island to snorkel and see the giant rocks there. Tanjung Kelayang Beach, the beach on Lengkuas Island, and Kaolin Lake on Bangka Island is no less magnificent. You can also stop by the Museum Kata Andrea Hirata.

  1. Culinary

Thanks to the surrounding ocean, seafood is the culinary specialty in this province, such as lempah kuning and fish-based gangan soup. The sambal rusip made from fresh anchovies with special Bangka Belitung spices is a must-try. Bakmi Bangka and martabak Bangka are also famous for many restaurants and stalls are established in other provinces serving the dishes. You must not miss the squid crackers as souvenirs.

Wow, how breath-taking this ocean bordered province, right? Is this province made it to your vacation plan list?

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mulai populer sejak menjadi latar film Laskar Pelangi yang berangkat dari novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata. Tak hanya di Indonesia, nama provinsi ini pun meroket hingga dunia internasional. Mari intip ulasannya.

  1. Pulau Bangka dan Belitung

Provinsi ini terdiri atas dua pulau utama yaitu Pulau Bangka dan Pulau Belitung. Selain kedua pulau ini, terhampar 470 pulau dan hanya 50 pulau yang dihuni oleh masyarakat.

  1. Geografis

Provinsi ini terletak di sebelah barat daya Pulau Sumatera yang berbatasan dengan Laut Natuna di sisi utara, Selat Karimata di sisi timur, Laut Jawa di sisi selatan, dan Selat Bangka di sisi barat.

  1. Demografi

Penduduk di provinsi ini terdiri atas suku asli yaitu suku Sekak Bangka, Sakai, Ameng Sawang, dan suku asli lainnya. Ada pula suku-suku lain yang bermigrasi ke provinsi ini seperti suku Melayu, Tionghoa, Jawa, dan Minangkabau. Bahasa Melayu digunakan untuk keperluan umum dan bahasa daerah seperti bahasa Kayu Agung dengan variasi dialek dituturkan dalam kelompok keci.

  1. Wisata

Secara umum, terhampar luas pantai-pantai yang indah mengelilingi Kepulauan Bangka Belitung. Anda bisa mengunjungi Pantai Tanjung Tinggi di Pulau Belitung untuk snorkeling dan melihat batu-batu raksasa di sana. Pantai Tanjung Kelayang, pantai di Pulau Lengkuas, dan Danau Kaolin di Pulau Bangka pun tak kalah cantiknya. Anda juga bisa mampir ke Museum Kata Andrea Hirata.

  1. Kuliner

Berkat dikelilingi lautan, kuliner laut menjadi andalan di provinsi ini seperti lempah kuning dan sup gangan yang berbahan dasar ikan. Juga, ada sambal rusip berbahan ikan teri segar dengan bumbu khas Bangka Belitung. Bakmi Bangka dan martabak Bangka pun terkenal hingga banyak restoran dan warung yang berdiri di provinsi lain. Camilan kericu berupa kerupuk cumi-cumi pun tak boleh ketinggalan untuk diangkut sebagai oleh-oleh.

Wah, begitu cantiknya provinsi yang dikelilingi lautan biru ini, ya. Sudah masukkah nama provinsi ini dalam daftar rencana liburan Anda?

Exit mobile version